Startup Lokal Sukses Ubah Serat Pisang Jadi Karpet, Siap Dikirim ke AS

  • Share

[ad_1]

VIVA – Masyarakat Uganda biasanya makan banyak pisang. Kini, perusahaan rintisan atau startup lokal bernama TexFad berinovasi membuat bagian tanaman yang biasa dibuang agar lebih bernilai.

Menurut Pendiri dan Direktur Pelaksana TexFad, Kimani Muturi, memanfaatkan serat pisang alami untuk menghasilkan barang-barang ramah lingkungan seperti karpet dan hair extension yang dapat terurai secara alami.

Baca: Bukalapak Diguyur Rp3,4 Triliun, Ada Peran Konglomerat Indonesia

Ketika petani mengambil pisang dari pohonnya, mereka biasanya meninggalkan batang yang besar dan bulat yang akan membusuk dan dibuang. TexFad mengekstraksi serat dari bagian batang yang biasanya dibakar atau dibuang oleh petani.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link