Meski Diperketat, Satgas Covid-19: Masih Ada yang Nekat Curi Start Mudik : Okezone Nasional

  • Share

[ad_1]

JAKARTA – Pemerintah kembali melakukan pengetatan syarat pelaku perjalanan pada H-14 dan H+7 masa larangan mudik. Hal ini tertuang pada Adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Seperti diketahui, massa larangan mudik berlangsung mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Sementara itu H-14 masa larangan mudik sendiri adalah tanggal 22 April hingga 5 Mei. Lalu untuk H+7 masa larangan mudik adalah dari tanggal 18 hingga 24 Mei.

“(Pada masa H-14 dan H+7) diberlakukan masa berlaku surat tanda negatif untuk pelaku perjalanan baik PCR atau rapid antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan atau surat tanda negatif dari tes Genose yang dilakukan di tempat keberangkatan,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dikutip dari Akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (23/4/2021). 

Baca Juga: Mudik Dilarang, Berikut Aturan Pengetatan Perjalanan H-14 dan H+7 Lebaran

Wiku mengatakan bahwa penetapan kebijakan baru ini karena masih adanya sekelompok masyarakat yang curi start mudik. Dimana masyarakat mudik sebelum tanggal pelarangan.

“Latar belakang penetapan penambahan kebijakan pelengkap ini, berdasarkan hasil survei pasca penetapan kebijakan peniadaan mudik lebaran tahun 2021 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan masih ditemukan sekelompok masyarakat yang hendak pergi mudik pada rentang waktu H-7 dan H+7 tanggal pemberlakuan peniadaan mudik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Larang Warga Luar Jabodetabek ke Daerah Ini

Lebih lanjut dia mengatakan akan diberlakukan penambahan kriteria masyarakat yang dapat mengajukan surat ijin melakukan perjalanan. Dalam hal ini masyarakat yang memiliki kepentingan bepergian non mudik.

“Nantinya kriteria yang lebih rinci akan diatur oleh kementerian/lembaga terkait atau pemerintah daerah setempat. Sementara untuk masa peniadaan mudik lebaran selama 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No.13/ 2021,” pungkasnya.

(Ari)

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link