Jepang Terapkan Keadaan Darurat COVID-19, Dubes RI Imbau WNI Tak Mudik

  • Share

[ad_1]

VIVA – Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, dalam pernyataan persnya Jumat 23 April 2021  pukul 20.00 waktu Jepang, memberlakukan kembali keadaan darurat di Prefektur Tokyo, Osaka, Hyogo dan Kyoto mulai 25 April hingga 11 Mei 2021. Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah naiknya kasus COVID-19 pada masa libur panjang Golden Week di Jepang.

Keadaan darurat ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya Jepang menerapkan darurat pada April 2020 dan Januari 2021. Untuk keadaan darurat kali ini dilakukan dengan pembatasan yang lebih ketat sebelumnya.

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, dalam video pesan singkat melalui akun media sosial Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo, meminta agar Warga Negara Indonesia (WNI) dapat mematuhi aturan Pemerintah Jepang dalam hal protokol kesehatan. 

“Kami serukan kepada seluruh WNI dapat menjaga protokol kesehatan dan menaati aturan pemerintah setempat. Sekiranya ada kondisi darurat dapat menghubungi hotline KBRI Tokyo,” ujar Dubes Heri Akmadi dikutip dari keterangan tertulisnya.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link