Penampakan Pelayaran Perdana KRI Nanggala 402 dari Jerman ke Indonesia : Okezone Nasional

  • Share

[ad_1]

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan duka mendalam atas tenggelamnya KRI Nanggala 402 setelah dinyatakan hilang kontak di perairan Bali utara.

KRI Nanggala 402 sendiri merupakan kapal selam kedua kelas Cakra. KRI Nanggala 402 berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam (Satsel) Komando Armada RI Kawasan Timur yang memiliki motto ‘Tabah Sampai Akhir’.

(Baca juga: Deretan 10 Armada Tempur Canggih Pencari KRI Nanggala 402 di Laut Bali)

“Saya atas nama Panglima TNI dan seluruh prajurit serta keluarga besar TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam,” kata Hadi sambil menahan tangis dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali, Sabtu (25/4/2021).

Hadi juga menyampaikan keprihatinan mendalam kepada prajurit yang on board di KRI Nanggala 402. “Kita semua merasa kehilangan dengan kejadian ini,” imbuh dia.

(Baca juga: KRI Nanggala 402, Kapal Selam yang Diduga Hilang Kontak Berusia 40 Tahun)

Hadi meminta seluruh masyarakat Indonesia turut mendoakan agar proses pencarian bisa segera mendapatkan bukti-bukti yang kuat. “Saya mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Menilik kebelakang, KRI Nanggala 402 merupakan kapal selam serang bermotor diesel-listrik tipe U-209 buatan Jerman. Kapal selam itu diproduksi tahun 1978 di galangan Howaldtswerke-Deutsche Werft di Kiel, dipesan Indonesia tahun 1979 dan diserahkan kepada Indonesia Oktober 1981 di Jerman.

KRI Nanggala 402 sempat dimodernisasi di Jerman tahun 1989, kemudian diperbarui lagi tahun 2012 di Korea Selatan. TNI Angkatan Laut memiliki satu kapal selam lain dengan model yang sama, yaitu KRI Cakra yang juga dibuat di Jerman pada akhir tahun 1970-an. Sedangkan tiga model U-209 yang lebih baru dibuat di Korea Selatan.

Dalam sebuah foto yang diterima redaksi, KRI Nanggala 402 sedang bersandar di Port Said, Mesir pada tahun 1982. Saat itu, KRI Nanggala 402 sedang dalam perjalanan dari Jerman menuju Indonesia.

Kapal ini memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Kapal selam yang mengangkut 34 awak kapal ini ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp dan Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot.

Sebagai bagian dari armada pemukul miik TNI AL, KRI Nanggala 402 dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci/533 mm dalam 8 tabung. Kapal selam ini juga mempunyai sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

Beragam misi pernah dijalankan KRI Nanggala 402 seperti latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02 yang diadakan pada 27 Mei-3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan CARAT ini berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.

KRI Nanggala 402 pernah menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia. KRI Nanggala 402 juga pernah ditugaskan di Samudra Hindia untuk misi intelijen di Timor Timur.

[ad_2]

Source link

  • Share