Kemensos: Bank Sampah Tingkatkan Ekonomi Keluarga Penerima Manfaat PKH

  • Share

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Sosial menyebut taraf perekonomian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) meningkat berkat pengelolaan bank sampah yang dilakukan di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Sumatera Utara.

Bank Sampah di Kecamatan Tampahan sendiri merupakan hasil kerja sama dengan Bank Sampah Induk IAS (Indah, Asri, Senyum) Toba Kecamatan Balige yang telah memiliki tiga unit bank sampah yang melayani 17 desa dan kelurahan.

Yakni di Kelurahan Pardede Onan, Desa Tambunan Lumban Pea, dan Desa Silalahi Pagar Batu.

“Dengan banyaknya Bank Sampah Unit, pengelolaan sampah anorganik akan semakin baik dan bahkan memberikan dampak positif bagi keuangan Keluarga Penerima Manfaat PKH,” kata Plt Koordinator PKH Kabupaten Toba Rammen Andino Sinaga melalui keterangan tertulis, Rabu (28/4/2021).  

Baca juga: Gali Tanah untuk Pembuangan Sampah, Warga Kendal Tak Sengaja Temukan Bangunan Mirip Candi

Sampah yang dikumpulkan dipilah menjadi dua, untuk yang masih bisa didaur ulang, dibuat kerajinan berupa tas, sedangkan untuk yang tidak bisa didaur ulang akan dijual.

Lisken Tampubolon sebagai salah satu peserta Bank Sampah di Kecamatan Tampahan, mengaku dengan adanya Bank Sampah ini sangat bermanfaat untuk menambah penghasilannya.

“Saya baru menyadari sampah ternyata memiliki nilai ekonomi untuk menambah pendapatan keluarga,” kata Lisken.

Ia menjelaskan tentang bagaimana cara pengelolaannya.

Satu di antaranya seperti sampah yang dipisahkan terlebih dahulu.

Dimulai dari sampah yang tidak dapat diurai yaitu barang berbahan plastik dan aluminium foil.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, KLHK dan Stakeholder Luncurkan Buku Tata Kelola Persampahan di Indonesia



[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link