Kuasa Hukum Juliari Batubara Ungkap Kejanggalan Dakwaan Jaksa KPK

  • Share

[ad_1]

VIVA – Kasus dugaan suap pengadaan Bansos dengan terdakwa mantan Mensos Juliari P Batubara tengah bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sidang perdana telah digelar Rabu 21 April pekan lalu. Dalam sidang, jaksa KPK melancarkan dakwaan. Sementara itu, kubu Juliari yang dikomandoi Maqdir Ismail memiliki konstruksi dan pandangan sendiri terkait kasus kliennya.

“Sekiranya betul uang Rp29.252.000.000 adalah uang suap. siapa penyuapnya,”kata Maqdir, Rabu, 28 April 2021.

Menurut Maqdir, delik suap merupakan delik berpasangan. Jadi, sudah dipastikan ada pemberi dan ada penerima.

“Dan klien kami didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor. Tapi belum ada yang didakwa sebagai pemberi uang,” ujarnya.

Maqdir menambahkan, jika uang Rp29,25 miliar itu bukan suap, namun disebut sebagai gratifikasi. Dalam faktanya Jaksa KPK tak menyelipkan pasal soal penerimaan gratifikasi dalam perkara ini.

Baca juga: Bahlil Naik Kelas, Nadiem Dilantik Lagi dan Bos LIPI Jadi Kepala BRIN?

[ad_2]

Source link

  • Share