Polisi: Penyebar Hoaks Babi Ngepet Ingin Terkenal : Okezone Megapolitan

  • Share

[ad_1]

DEPOK – Polisi telah menetapkan AL (44) sebagai tersangka penyebaran berita bohong babi ngepet. AL melakukan rekayasa berita bohong agar terkenal di lingkungan masyarakat.

Kapolrestro Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, peristiwa bermula ketika warga masyarakat yang mengaku kehilangan uang Rp1 juta – Rp2 juta. Agar dianggap sebagai orang mashur AL memanfaatkan situasi tersebut dengan membuat rekayasa babi ngepet.

“Tersangka ini merupakan salah satu tokoh, tapi tidak terlalu terkenal. Tokoh masyarakat ini punya pengajian biasa saja,” kata Imran kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

Baca juga:  Gara-Gara Hoaks Babi Ngepet, Depok Banjir Nyinyiran Netizen

Lalu AL merekayasa cerita dengan menjadikan isu babi ngepet sebagai penyebab kehilangan uang tersebut. Dia dibantu oleh delapan orang rekannya untuk melakukan merekayasa penangkapan babi ngepet di Depok.

Baca juga:  Emak-Emak yang Tuduh Tetangganya Punya Babi Ngepet Minta Maaf

AL membeli babi tersebut seharga Rp900 ribu secara online dari komunitas hewan. Bersama rekan-rekannya dia menginisiasi cerita tersebut.

“Babi dibeli secara online terus dirapatkan sama delapan orang itu. Seolah-olah mengarang cerita, ini sudah lama mengarang cerita ini,” tambah Imran.

(wal)

[ad_2]

Source link

  • Share