PSI Nilai Pemprov DKI Gagal Antisipasi Kerumunan di Tanah Abang

  • Share

[ad_1]

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyesalkan langkah Pemprov DKI yang gagal mengantisipasi kerumunan orang jelang hari lebaran.

Pemprov DKI dinilai telat karena baru bertindak setelah ramai pemberitaan media massa dan unggahan di media sosial soal kepadatan masyarakat di Pasar Tanah Abang.

Menurut Anggota Komisi A dari Fraksi PSI, Wiliam Aditya Sarana jika kerumunan itu tidak viral di medsos, dia yakin Gubernur DKI Anies Baswedan tak akan bertindak apa-apa.

“Kerumunan Tanah Abang itu tidak tiba-tiba terjadi dalam satu hari, hanya saja Gubernur Anies baru bertindak saat sudah viral di media. Kalau tidak viral, saya kira tidak akan ada tindakan apa-apa,” kata William dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Soroti Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Ketua Satgas IDI Singgung soal Kasus di India

Kata William, aturan pembatasan jumlah pengunjung pusat perbelanjaan maksimal 50 persen dari kapasitas normal hanya sekedar aturan tertulis dari Pemprov DKI.

Sebab penerapan aturan tersebut tidak berjalan di tengah masyarakat.

Padahal penagakan aturan yang lemah dianggap sama seperti mempertaruhkan kesehatan warga.

“Hampir tidak ada pembatasan, apalagi penegakan aturan. Jatuhnya hanya sekedar aturan tertulis saja,” katanya.

600 Personel Satpol PP Disebar



[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link