Solskjaer Sebut Aksi Demo Fans Manchester United Lebay : Okezone Tren

  • Share

[ad_1]

 JAKARTA – Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyebut aksi demo sebagai protes anti-Glazer adalah hal yang berlebihan alias lebay. Aksi ini membuat pertandingan Liga Inggris antara Manchester United melawan Liverpool terpaksa ditunda.

Glazers merupakan pemilik klub Manchester United yang berasal dari Amerika. Dia mengambil alih klub Setan Merah pada 2005. Kemarahan fans kepada keluarga ini memuncak setelah sang pemilik baru-baru ini berupaya untuk bergabung dengan Liga Super Eropa.

Ribuan fans berdemonstrasi ke Old Trafford menentang rencana itu sebelum pertandingan Liga Premier yang dijadwalkan Minggu melawan rival berat MU, Liverpool.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Man City Tak Bergeming di Posisi Teratas, Tottenham Naik ke Peringkat Lima

Baca juga: Tanggapan Pihak Man United Terkait Aksi Rusuh Suporter di Old Trafford

Bahkan sekitar 200 pendemo masuk ke dalam stadion dan menyerbu lapangan, sementara kelompok demonstran lainnya menyuarakan rasa frustrasi mereka di hotel tim di Manchester.

Solskjaer yang berbicara untuk pertama kalinya sejak kekacauan itu mengatakan bahwa itu adalah hari yang sulit bagi United yang ingin mengalahkan Liverpool “untuk para penggemar”.

“Itu fokus para pemain, itu fokus saya. Tetapi seperti yang saya katakan sebelum pertandingan, kami tetap harus mendengarkan mereka,” katanya menjelang pertandingan kedua semifinal Liga Europa melawan Roma di Italia, Kamis (6/5/2021).

“Kami harus mendengar suara fans. Itu hak setiap orang untuk memprotes dan harus dengan cara yang beradab, harus dengan cara yang damai,” lanjut sang manajer Manchester United, Solkjaer.

“Sayangnya ketika Anda masuk ke lapangan di stadion dan ada petugas polisi yang terluka, semua itu sudah terlalu jauh.”

“Ketika situasi sudah tidak terkendali seperti itu, maka ini jadi masalah kepolisian. Ini bukan tentang menunjukkan pendapatmu lagi.”

Juru bicara polisi mengatakan bahwa enam petugas terluka ketika kembang api dilepaskan dan botol-botol dilempar. Satu polisi diantaranya mengalami retak tulang rongga mata dan satu lagi terluka di wajahnya.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link