Joanna Alexandra di Jalan Saat Terima Kabar Suaminya Meninggal Dunia

  • Share

[ad_1]

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM – Raditya Oloan, suami Joanna Alexandra, meninggal dunia di RS Persahabatan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (6/5/2021) pukul 18.13 WIB.

Joanna mendapat kabar tersebut saat berada di jalan menuju rumah sakit.

Demikian dikatakan Andru Panggabean, kakak Raditya Oloan, ketika ditemui di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/5/2021).

Ketika Raditya Oloan menghembuskan napas terakhirnya, Andru menegaskan tidak ada satu anggota keluarga pun yang mendampingi, termasuk sang istri, Joanna Alexandra.

“Memang tidak ada keluarga yang mendampingi. Semua di rumah termasuk Joanna,” kata Andru.

Baca juga: PROFIL Joanna Alexandra, Istri Mendiang Raditya Oloan, Awali Karier sejak Kelas 3 SMP

Andru menyampaikan bahwa Joanna baru bisa mendampingi sang suami, serelah Raditya dinyatakan dokter meninggal dunia.

kakak ipar Joanna Alexandra 9845
Andru, kakak ipar Joanna Alexandra, ketika ditemui di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/5/2021).

“Jadi Joanna dihubungi perawat disuruh ke rumah sakit. Tapi, ketika dijalan, Joanna dikabarkan rumah sakit Raditya sudah meninggal,” ucapnya.

Tentu rasa sakit dan sedih dirasakan oleh wanita berusia 34 tahun itu, karena tidak ada disisi suaminya ketika sedang sakaratul maut.

Hanya, diakui Andru, Joanna tidak punya firasat sedikit pun soal meninggalnya sang suami.

Meski pun Andru mengetahui, Raditya sempat terpapar covid-19 bersama Joanna dan anak-anak pada awal April 2021.

“Firasat enggak ada karena kami semua tidak menaruh titik perhatian ke situ (Raditya meninggal). Karena kan orang yang terkena covid bisa sembuh,” jelasnya.

“Radit pun sudah dinyatakan negatif dan sudah sembuh. Tapi memang kondisi radit fine fine aja jadi gak ada firasat,” tambahnya.

Andru menambahkan, keluarga termasuk Joanna Alexandra sama sekali tidak berpikir bahwa Raditya Oloan akan meninggal dunia secepat ini, setelah dinyatakan negatif covid-19.

“Tapi memang kondisi fisiknya aja tidak kuat karena adanya bakteri, peradangan seluruh tubuh, dan virus,” ujar Andru.



[ad_2]

Source link

  • Share