Dinkes Kalbar Bongkar Praktik Dugaan Pungli Rapid Test Antigen

  • Share

[ad_1]

VIVA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, membongkar praktik dugaan pungutan liar pemeriksaan rapid test antigen di Dinas Kesehatan Sambas, Kalimantan Barat. Warga yang ingin melakukan tes antigen diharuskan membayar Rp250 ribu.

Harrison mendapatkan dua dokumen tes cepat antigen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas yang diduga ditarik biaya sebesar Rp250 ribu.

“Jadi saya baru saja dikirimi dua dokumen, satu dokumen kuitansi ada cap basah Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas tentang pemeriksaan rapid antigen terhadap seseorang, di mana di situ tertera nominalnya Rp250 ribu dan ditandatangani oleh salah satu pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas,” ujar Harisson di Pontianak kepada VIVA, pada Jumat, 7 Mei 2021.

[ad_2]

Source link

  • Share