Kronologi Babinsa Dikepung Debt Collector saat Menolong Warga : Okezone Megapolitan

  • Share

[ad_1]

JAKARTA – Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS membenarkan peristiwa Serda Nurhadi adalah Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara 0502. Sekadar diketahui, dalam video viral tersebut, Serda Nurhadi berusaha selamatkan warga dalam kondisi sakit akan ke rumah sakit dikepung debt collector.

”Anggota TNI AD yang berpakaian dinas PDL Loreng membantu warga yang sedang sakit, dan dikepung di depan Tol Koja Barat, Jakarta Utara,” kata Herwin BS dalam keterangan tertulisnya yang terima, Minggu (9/5/2021) dini hari.

Menurut dia, pihak Kodam Jaya segera melaksanakan pengumpulan keterangan terkait insiden tersebut. Sedangkan pemilik mobil bernama Nara tinggal di Jalan Jati II NO 60 RT 1/5 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis tanggal 6 Mei 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Serda Nurhadi yang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur dan adanya laporan dari anggota PPSU/Satpol PP.

Melihat ada kendaraan yang dikerubuti oleh kelompok orang sehingga menyebabkan kemacetan, kurang lebih 10 orang. Kemudian didalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan Tante N). Sehingga anggota Babinsa tersebut berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih sopir mobil.

Baca Juga : Perjuangan Nenek Sri Murtini Hidupi 8 Cucu dengan Meraut Sapu Lidi

Baca Juga : Babinsa Selamatkan Warga yang Dikepung Debt Collector di Depan Pintu Tol

Saat hendak mengantar ke rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat, namun di kerubuti oleh beberapa orang debt collector, karena kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang Debtcolektor.

“Serda Nurhadi hanya ingin membantu dan tidak mengetahui mobil itu bermasalah,” tuturnya.

Karena itu, Satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak Debtcolektor yang secara arogan untuk mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan oleh Serda Nurhadi yang menjalankan tugasnya sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di rumah sakit.

”Mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan pasal 365 KUHP, dimana pasal 365 KUHP adalah pasal pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa,sebagai mana dimaksud dalam pasal 362 KUHP dan permasalahan ini telah ditangani oleh Pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut,” kata Kapendam.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link