Jenderal Gatot Akui Mafia Alutsista Ada, tapi Nggak Diapa-apain

  • Share

[ad_1]

VIVA – Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengakui adanya mafia pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI yang mengarah pada dugaan perbuatan korupsi. Namun, Gatot melihat para mafia alutsista ini juga aman karena tak diproses secara hukum.

“Tidak bisa dipungkiri itu ada (mafia alutsista). Cuma penanganannya. Orang ngapain diperiksa-periksa, toh juga nggak diapa-apain. Jadi, ada semacam mafia, itu benar,” kata Gatot dalam video yang diunggah di akun instagram @nurmantyo_gatot yang dikutip VIVA pada Senin, 10 Mei 2021.

Dia mencontohkan pengadaan Helikopter Agusta Westland  (AW) 101 yang sempat ramai di media beberapa tahun lalu. Kata Gatot, dalam sidang kabinet TNI Angkatan Udara mengajukan pergantian helikopter kepresidenan jenis Super Puma dengan AW 101.

Menurut Gatot, saat itu Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut kalau Helikopter AW101 bekas India dan mahal. Akhirnya, Presiden Jokowi memutuskan tidak jadi membeli alias ditunda.

“Dengan begitu, saya membuat surat untuk tidak usah dilanjutkan rencana pembelian ini (Helikopter AW101),” ujarnya.

Namun, tiba-tiba, Helikopter AW101 datang hingga ramai di media massa. Akhirnya, Gatot yang ketika sebagai Panglima TNI dipanggil Presiden Jokowi untuk menanyakan tentang Helikopter AW101. Padahal, Keputusan Presiden tidak dilanjutkan pembelian helikopter tersebut.

[ad_2]

Source link

  • Share