8 Pernyataan Kontroversial Tengku Zul, Pernah Kritik Batik untuk Salat

  • Share

[ad_1]

cakrawalarafflesia – Ustaz Tengku Zulkarnain mengembuskan napas terakhir saat azan Maghrib pada Senin (10/5/2021), di RS Tabrani, Pekanbaru.

Pendakwah ini meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif untuk penyakit Covid-19 yang dideritanya sejak pekan lalu.

“Innalillahi wa innailaihi rooji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.,” tulis pesan Karo Humas Provinsi Riau, Chairul Riski, Senin (10/9/2021).

Pria yang memiliki darah keturuanan Melayu Deli dan Riau ini dikenal cukup aktif melontarkan pernyataan, baik secara langsung atau di akun Twitter miliknya, yang kerap menjadi sorotan publik.

Baca Juga:
Ustaz Tengku Zul Meninggal, Yusuf Mansur: Buya Wafat di Hari dan Bulan Baik

Berikut sederet pernyataan kontroversial Ustaz Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul.

1. Prediksi 10 tahun lagi Muslim di Indonesia sisa separuh

Ustaz Tengku Zulkarnaen saat berada di Polrestabes Medan. [Suara.com/M.Aribowo]
Ustaz Tengku Zulkarnaen saat berada di Polrestabes Medan. [Suara.com/M.Aribowo]

Pendakwah ini menyebut jumlah Muslim di Indonesia terus menurun. Ia khawatir dan memprediksi 10 tahun, umat Islam di tanah air bakal tersisa separuh.

Dalam ceramahnya, ia menyatakan pemerintah menjalankan program yang menyudutkan umat Islam. Mulai dari rencana penggantian sila pertama Pancasila menjadi Tuhan yang berkebudayaan, legalitas minuman keras hingga gerakan komunisme yang menurutnya kembali tumbuh di Indonesia.

“Kalau kita tidak memikirkan agama kita, saya khawatir 10 tahun lagi tinggal 50 persen (separuh) umat Islam di Indonesia,” tuturnya dalam video berjudul ‘Saya Ingatkan! Jangan Zolimi Keturunan Nabi’ yang diunggah dalam kanal YouTube Receh TV.

Baca Juga:
Tutup Usia, Begini Kisah Perjalanan Tengku Zulkarnain Bisa Jadi Ustaz

2. Nilai penolakan toa masjid bagian dari penolakan terhadap Islam

cakrawalarafflesia



[ad_2]

Source link

  • Share