Dirjen Dikcapil Tanggapi Laporan Fotokopi KTP-el Hingga KK Jadi Bungkus Gorengan di Angkringan

  • Share

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menanggapi laporan masyarakat tentang berkas fotokopi KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) dijadikan kertas pembungkus gorengan dan penjual angkringan

Ia mengajak masyarakat dan berbagai instansi untuk lebih berhati-hati menjaga kerahasiaan data pribadi dengan tidak menyalahgunakan maupun menguploadnya ke sosial media.

“Seluruh elemen masyarakat wajib menjaga kerahasiaan data pribadi. Maka saya mohon betul masyarakat untuk tidak mengupload dokumen kependudukan di media sosial,” kata Dirjen Zudan dalam keterangannya, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Tanggapan Mendagri Terkait Kerumunan Pasar Hingga Klaster Tarawih

Dirjen Dukcapil juga meminta kepada lembaga atau instansi yang menggunakan fotokopi dokumen kependudukan, seperti KTP-el atau pun Kartu Keluarga sebagai persyaratan pelayanan, agar segera dimusnahkan dengan mesin penghancur dokumen bila tidak terpakai lagi. 

Jangan sampai fotokopi tersebut dibuang begitu saja agar pemanfaatannya tidak disalahgunakan pihak lainnya.

“Jangan dibuang begitu saja, sehingga bisa dimanfaatkan atau disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Dirjen Zudan Arif Fakrulloh.

Baca juga: Gubernur Anies Angkat Bicara Soal Warganya Sakit, Kejang dan Meninggal Setelah Vaksin AstraZeneca

Pernyataan Dirjen Dukcapil ini untuk menyikapi jagat media sosial yang kembali heboh lantaran adanya laporan masyarakat tentang berkas fotokopi KTP-el dan Kartu Keluarga dijadikan kertas pembungkus gorengan dan penjual angkringan

Berawal dari cuitan akun Twitter atas nama @ismailfahmi yang memperlihatkan fotokopi KTP yang dijadikan bungkus gorengan, serta berkas fotokopi KK yang dijadikan bungkus makanan angkringan, pada Sabtu (8/5/2021). 

“Buat yang fotokopi KK dan/atau E-KTP, pastikan tidak ada extra copy seperti ini,” cuitnya sembari membubuhkan emoticon ‘Rolling on the floor laughing’.

Nah, bagaimana sebetulnya Dukcapil mengatur agar berkas fotokopi KK dan KTP itu tidak tercecer dan digunakan untuk hal yang tidak sepatutnya?



[ad_2]

Source link

  • Share