Astronot Muslim Ternyata Bisa Salat dan Puasa di Luar Angkasa

  • Share

[ad_1]

VIVA – Sultan bin Salman Al Saud merupakan orang Muslim pertama yang menjadi astronot serta jadi Muslim pertama yang pergi ke luar angkasa. Berasal dari Arab Saudi, misi pertamanya adalah STS-51-G yang berlangsung pada 17 Juni 1985.

Sebagai seorang Muslim, ia menceritakan perihal ibadahnya saat perjalanan ke luar angkasa. Melakukan salat lima waktu, menurut Sultan sangat mudah. Baik itu dari sudut pandang agama atau dilihat dari pendapat pribadi.

“Saya sendiri dibesarkan di bagian tengah Arab, dan kami dikelilingi oleh gurun pasir yang luas. Dan, tentu saja, saya juga seorang penyelam, penerbang serta penerbang layang. Dalam melakukan semua hal ini pada saat yang sama, semuanya menjadi alami saat Anda mengerjakan dan mempraktikkannya,” ujarnya.

[ad_2]

Source link

  • Share