4 Fakta Vaksin Gotong Royong, Sekali Suntik Rp500.000 : Okezone Economy

  • Share

[ad_1]

JAKARTA – Pemerintah telah menetapkan harga vaksinasi dengan skema gotong royong. Berikut fakta-fakta vaksin Gotong Royong yang telah dirangkum Okezone, Minggu (16/5/2021):

1. Harga Sekali Suntik Rp500 Ribu

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan total harga vaksinasi tersebut adalah Rp500.000.

“Dan ini harga sudah ditetapkan, harga vaksin Rp 375.000 per dosis. Dan penyuntikannya Rp 125.000.Sehingga total Rp 500.000,” katanya dalam konferensi persnya di kantor Presiden.

Baca Juga: Vaksin Gotong Royong, Tidak Semua Karyawan Dapat

2. Sudah Tersedia di Tanah Air

Dia mengatakan bahwa vaksin Sinopharm yang akan digunakan sudah tersedia di Tanah Air. Di mana sudah ada 500 ribu dosis.

“Kemudian terkait dengan vaksinasi gotong royong sudah tersedia 500 ribu dari 7,5 juta kontrak vaksin Sinopharm,” ungkapnya.

Baca Juga: Syarat Perusahaan Bisa Vaksinasi Gotong Royong dengan Faskes Sendiri

3. Sudah Dipersiapkan 5 Juta Dosis

Airlangga mengatakan vaksin lain yang akan digunakan adalah Cansino. Menurutnya vaksin jenis ini sudah dipersiapkan 5 juta dosis.

“Dan tentunya vaksin gotong royong ini diharapkan sudah bisa dilaksanakan nanti di akhir Mei ini. Kemudian ini juga sudah peroleh sertifikasi baik dari Badan POM maupun dari MUI,” pungkasnya.

4. Karyawan Swasta Tidak Bisa Langsung Dpatkan Vaksin Covid-19

PT Bio Farma (Persero) mengungkapkan bahwa tidak semua karyawan swasta bisa langsung mendapatkan vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi gotong royong atau mandiri. Program ini mulai digelar pada 17 atau 18 Mei 2021.

Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, vaksinasi gotong royong akan dilaksanakan secara bertahap. Keputusan tersebut merupakan hasil kajian antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Bio Farma, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link