Balik Kampung, Pemudik Didatangi Pocong Langsung Diswab Antigen : Okezone Megapolitan

  • Share

[ad_1]

TANGERANG SELATAN – Puluhan pemudik di wilayah Cisauk, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di swab antigen. Para pemudik itu, baru saja pulang dari kampung halamannya.

Menurut Kapolsek Cisauk AKP Fahad Hulhaq, tes SWAB Antigen ini gratis dan wajib bagi pemudik yang balik kampung. Pihaknya akan melakukan jemput bola, jika ada pemudik yang tidak mau melaporkan kedatangannya.

“Untuk hasil dari tanggal 16 sampai hari ini, hasilnya negatif semua,” kata Fahad di Cisauk, Senin (17/5/2021).

Baca Juga: Arus Balik Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Terus Melonjak

Dilanjutkan dia, para pemudik yang baru saja balik kampung, diminta mendatangi pos polisi dan melakukan swab antigen gratis. Sehingga penyebaran Covid-19 di lingkungan akibat mudik Lebaran bisa cepat diantisipasi.

“Hari pertama ada 19 orang. Hari kedua ini sampai jam 13.00 WIB, ada 40 orang dan yang mobile ada 5 orang. Kegiatan ini akan dilakukan sampai masa pengetatan arus mudik, sampai 24 Mei 2021,” sambung Fahad.

Uniknya, dalam melakukan tracking Covid-19 cluster pemudik ini, pihaknya menggunakan pocong sebagai simbol kematian agar warga sadar, bahwa Covid-19 memang mematikan.

“Kenapa kita pakai pocong, karena virus ini mematikan. Terlebih tidak sedikit masyarakat yang tidak percaya dengan Covid-19. Padahal, Covid-19 ini penyebab kematian, apalagi yang punya komorbid,” tambah Fahad lagi.

Baca Juga: 2,6 Juta Warga Tinggalkan Jakarta saat Larangan Mudik Lebaran

Sementara itu, pasangan suami istri Sapri (27) dan Eti (26) mengaku kaget saat didatangi pocong yang diikuti oleh petugas gabungan dari kepolisian dan puskesmas.

“Alhamdullilah, tadi di tes hasilnya negatif. Ya, kaget ada pocong bertamu. Ternyata ada banyak, rombongan. Saya mudik ke Serang, pada hari pertama Lebaran. Cuma main saja, pergi pagi pulang sore,” sambung Sapri.

Saat mudik itu, Sapri pergi menggunakan mendaraan mobil pikap dan tidak membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Meski demikian, mereka berdua lolos penyekatan.

“Waktu pulang kampung bilang ke Pak RT, balik kampungnya bilang juga ke RT. Enggak pake SIKM. Kita bawa mobil losbak jadi gak kena penyekatan. Mudik pas Lebaran hari pertama, sorenya udah balik,” pungkasnya.

Setelah dilakukan swab antigen, rumah para pemudik tersebut dipasangi stiker yang bertuliskan, pemudik sudah di swab antigen dan sedang isolasi mandiri.

(Ari)

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link