Sependapat dengan MK, Jokowi Minta Alih Status Menjadi ASN Tak Boleh Rugikan Hak Pegawai KPK

  • Share

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COMPresiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal polemik alih status pegawai KPK menjadi ASN.

Dilansir laman resmi presidenri.go.idJokowi mengaku sependapat dengan pertimbangan MK dalam Putusan Pengujian Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua UU KPK.

Berdasarkan UU tersebut, Jokowi meminta pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak mereka untuk diangkat menjadi ASN.

Menurut Jokowi, hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai KPK sebaiknya bisa menjadi masukan dalam menentukan langkah-langkah perbaikan KPK.

Baca juga: 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK Minta Pimpinan KPK Cabut SK Pembebastugasan

Baik perbaikan terhadap individu maupun perbaikan secara institusi bagi KPK.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan, hasil tes tersebut juga sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/5/2021).

“Kalau dianggap ada kekurangan, saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan, dan perlu segera dilakukan langkah-langkah perbaikan pada level individual maupun organisasi,” kata Jokowi.

Baca juga: Alasan Kegagalan Pegawai KPK dalam TWK Banyak yang Tak Masuk Akal: Selalu Menentang Pimpinan

Minta Pimpinan KPK, Menteri PAN-RB, hingga Kepala BKN Tindaklanjuti Nasib 75 Pegawai KPK yang Tidak Lulus TWK

Jokowi pun meminta kepada pihak-pihak terkait untuk bisa merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK.



[ad_2]

Source link

  • Share