7 Sikap BKSAP DPR RI Kutuk Tindakan Israel terhadap Palestina, Berikut Isinya

  • Share

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COMBadan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan ada tujuh sikapnya untuk mengecam tindakan kekerasan Israel terhadap Palestina.

Seperti yang dikatakan, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafisz Tohir, hal ini mendukung sikap pemerintah untuk mengutuk Israel.

Menurut Hafisz, sudah lebih dari tujuh tahun tindakan Israel dikecam, tapi nyatanya tak memberikan efek jera.

“Kutukan dan kecaman terhadap Israel selama lebih dari tujuh dekade terbukti tidak menjerakan kesewenang-wenangan Israel,” ucapnya dikutip dari laman DPR, Senin (17/5/2021).

Baca juga: AS Halangi Pernyataan Bersama DK PBB Agar Israel-Hamas Gencatan Senjata

Malah sebaliknya, lanjut Hafisz, Isrel makin percaya diri bahwa dunia internasional tak mungkin melakukan tindakan nyata untuk melawannya.

Sehingga, komunitas global sekali lagi dipermalukan Israel.

Itu sebabnya, dunia internasional harus mengambil langkah lebih nyata dan sungguh-sungguh untuk menghentikan arogansi Israel dengan segala cara.

Termasuk, mempertimbangkan gagasan penjaga perdamaian internasional dikirim ke zona konflik di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achmad Hafisz Tohir
Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Achmad Hafisz Tohir.

Baca juga: Pasukan Israel Tembaki Titik-titik Asal Roket di Lebanon Selatan

Berikut poin sikap BKSAP DPR RI mengkutuk tindakan Israel, dikutip Tribunnews dari cuitan DPR RI, antara lain:

1. Mendukung penuh sikap Pemerintah Indonesia yaitu: mengutuk pengusiran warga Palestina di Yerusalem Timur dan menilai itu sebagai tindakan yang tidak dapat dibiarkan serta mendesak DK PBB untuk mengambil langkah nyata terhadap pelanggaran yang terus berulang dilakukan oleh Israel termasuk memberikan sanksi internasional; mengecam meluasnya ketegangan dan kekerasan khususnya di Jalur Gaza yang menyebabkan puluhan korban jiwa warga sipil Palestina yang tidak berdosa; berusaha semaksimal mungkin di semua lini untuk mendukung Palestina termasuk di Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestine,”; mengusulkan agar OKI dan GNB dapat segera melakukan pertemuan khusus untuk membahas situasi terkini terkait konflik Palestina-Israel; menilai normalisasi hubungan Palestina dan Israel bukan kabar menggembirakan bagi rakyat Palestina; menyerukan negara-negara Islam untuk membentuk front Islam bersatu melawan proyek normalisasi dengan Zionis; menyerukan kepada PBB dan OKI agar membentuk badan khusus rehabilitasi dan recovery Gaza dan Tepi Barat yang dibombardir Israel; mendesak agenda kemerdekaan bangsa Palestina harus segera dibicarakan di meja diplomasi internasional sesegera mungkin secara adil, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan kemanusiaan; konsisten berjuang bersama Palestina hingga misi Palestina Merdeka terwujud.



[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link