Aurel Hermansyah Keguguran, Kenali 5 Mitos Seputar Kehamilan : Okezone Lifestyle

  • Share

[ad_1]

ISTRI Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, harus menghadapi kenyataan bahwa janin dalam kandungannya mengalami keguguran. Ini tentu saja memberikan pukulan pada pasangan yang memang menantikan momongan ini.

Memang, janin yang dikandung Aurel dikabarkan mengalami kelainan, sehingga ukurannya lebih kecil dari seharusnya. Tapi belum diketahui lebih lanjut mengenai keguguran yang dialami Aurel. 

Terlepas dari masalah itu, memang kerap ada mitos seputar kehamilan yang tidak jelas asal usulnya. Dilansir dari laman Health Line, berikut ini beberapa kesalahpahaman seputar keguguran yang sering kali dipercaya orang:

1. Berkali-kali keguguran dapat mengurangi kesempatan untuk hamil kembali

Fakta: Seiring dengan jumlah keguguran yang dialami, risiko keguguran berulang pun semakin meningkat. Jika Anda memiliki riwayat keguguran lebih dari dua kali, maka kemungkinan untuk mengalami keguguran adalah 20 persen.

Sementara apabila lebih dari tiga kali, kemungkinan mengalami keguguran kembali meningkat menjadi 30%. Jika keguguran terjadi empat kali, kemungkinan mengalami keguguran lagi menjadi sebanyak 40 persen.

Atta Aurel

2. Olahraga dapat menyebabkan keguguran

Faktanya, beberapa jenis olahraga aman untuk ibu hamil. Namun, Anda disarankan untuk menghindari olahraga yang berisiko untuk jatuh, seperti berkuda, bermain sepak bola dan bola basket.

Menurut penelitian di Columbia University Mailman School of Public Health, rutin berolahraga dapat menurunkan risiko keguguran sebanyak 40%. Tapi dengan catatan Anda memilih jenis olahraga yang tepat.

3. Berhubungan seksual dapat meningkatkan risiko keguguran

Pada masa ini tidak ada larangan untuk berhubungan seks saat hamil, apalagi jika kondisi kehamilan termasuk sehat. Lagi pula, janin di dalam rahim tidak akan terpengaruh karena dilindungi oleh plasenta, dan kontraksi rahim yang timbul saat orgasme tidak cukup kuat untuk mencetuskan persalinan. Tapi ingat, posisinya harus aman dan nyaman bagi Anda berdua.

4. Keguguran terjadi akibat ibu yang stres

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol sebagai pertahanan. Nah, peningkatan hormon ini dapat berpengaruh kepada perkembangan janin, bahkan bisa memicu kelahiran prematur.

5. Ibu yang pernah menjalani aborsi akan mengalami keguguran pada kehamilan berikutnya

Tindakan aborsi yang pernah dilakukan tidak memengaruhi kehamilan selanjutnya. Jika kehamilan selanjutnya memang diinginkan, lakukanlah pemeriksaan menyeluruh kepada dokter kebidanan dan kandungan saat masa persiapan kehamilan.

Untuk menjaga kehamilan tetap sehat, jangan lupa memperhatikan asupan makanan. Lakukan juga konsultasi secara rutin kepada dokter kandungan Anda.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link