Sederet Alasan Harga Daging Ayam Naik di Surabaya

[ad_1]

VIVA – Harga daging ayam sempat naik di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjelang dan saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, sejak Jumat, 14 Mei 2021. Selain karena tingginya permintaan, harga naik karena beberapa faktor lain. Namun, setelah hari H, harga mulai turun dan normal. 

Berdasarkan hasil pengawasan Satuan Tugas Pangan Jatim, setidaknya empat faktor harga daging ayam sempat naik di hari Lebaran.

Pertama, adanya kebijakan pemerintah membatasi penangkaran ayam potong atau cutting HE 10-20 persen. Kebijakan itu dikeluarkan guna menstabilkan anjloknya harga daging ayam potong pada Februari lalu.

Kedua, selama libur Hari Raya Idul Fitri, banyak pekerja perusahaan pemotongan ayam yang diliburkan secara bergilir. Penyuplai ayam potong di pasar tradisional juga banyak yang meliburkan pekerjanya. Jika pun ada yang tetap bekerja, mereka meminta upah dua kali lipat daripada hari normal. 

[ad_2]

Source link