Terapkan Prokes Ketat, POBSI Jateng Gelar Turnamen Snooker Pertama di Indonesia : Okezone Sports

  • Share

[ad_1]

PEKALONGAN – Pengurus Provinsi POBSI Jawa Tengah menggelar Six Red Handicap Tournament di Pekalongan, Jawa Tengah. Ini turnamen snooker pertama di Indonesia. Sejumlah atlet nasional, baik atlet pelatnas maupun kejurnas dipastikan tampil dalam turnamen ini.

Turnamen ini bersifat handicap dengan menggunakan sistem double elimination di babak penyisihan dan single elimination mulai babak 8 besar hingga final. Dalam double elimination ini, setiap atlet baik pemenang maupun yang kalah akan bertanding kembali untuk memperebutkan tempat 8 besar.

Dengan sistem double elimination ini, akan terbentuk 2 kelompok, pemenang dan atlet yang kalah untuk saling bertanding. Setelah memasuki babak 8 besar, diberlakukan sistem gugur di mana atlet yang kalah otomatis tidak dapat bertanding kembali.

Baca Juga: Turnamen Snooker Six Red Akan Digelar Pertama Kali di Indonesia oleh POBSI Jawa Tengah

Sedangkan handicap merupakan sistem pengelompokan atlet berdasarkan skill dan kriteria tertentu. Tujuannya agar seluruh atlet bisa ikut bertanding dan memiliki peluang yang sama untuk menang.

Six Red Handicap Tournament ini akan berlangsung mulai 19 Mei hingga 22 Mei 2021, diikuti sejumlah atlet Pelatnas, di antaranya Yoni R dari Jawa Tengah, Edy Wirawan dari Bali dan sejumlah atlet level Kejurnas seperti Sumarno dari Jawa Tengah, serta tiga atlet kejurnas asal Papua.

“Kami memanfaatkan turnamen ini sebagai latihan skill dan beberapa di antara kami juga menjadikan Six Red Tournament sebagai ajang pemanasan untuk PON Papua nanti,” kata Yoni.

Yoni menambahkan, dia dan peserta turnamen lainnya antusias walau pandemi Covid-19 belum berakhir. Dia yakin panitia akan menegakkan disiplin prokes bagi seluruh pihak yang hadir di lokasi pertandingan.

“Dari panduan yang diberikan, panitia memberlakukan wajib masker dan masker hanya boleh dibuka khusus untuk atlet yang bertanding,” tambahnya.

Berbeda dengan Yoni, atlet biliar asal Bali Edi Wirawan memanfaatkan turnamen kali ini untuk meningkatkan kemampuan bermain. Hal itu, katanya, karena tidak ada event resmi yang selama ini dapat dijadikan tolok ukur prestasi atlet biliar jenis snooker.

Baca Juga: Cegah Terjadi Klaster PON Papua, Vaksinasi Covid-19 Menjadi Syarat Wajib

“Dan semoga ke depan turnamen snooker di Indonesia bisa lebih banyak lagi seperti halnya turnamen jenis pool,” katanya.

Six Red Handicap Tournament yang digelar Pengurus Provinsi POBSI Jawa Tengah di Pekalongan, Jawa Tengah ini memperebutkan hadiah total Rp10 juta.

“Turnamen Snooker Six Red ini memang menjadi salah satu program dari Pengprov POBSI Jawa Tengah sebagai langkah melakukan pembinaan atlet khususnya untuk nomor snooker dan carom yang tidak pernah dipertandingkan di seluruh Indonesia, kecuali di PON dan Kejurnas,” kata Ketua Umum Pengprov POBSI Jawa Tengah Willyanto.

[ad_2]

Source link

  • Share
Auto Generate Link